Polisi Belum Turun, Penggalian Batu di Lampung Timur Tidak Surut

- 1 April 2024, 12:58 WIB
Penggalian batu ilegal di Sumur Bandung Way Jepara Lampung Timur masih beroperasi. Menunggu polisi bertindak?
Penggalian batu ilegal di Sumur Bandung Way Jepara Lampung Timur masih beroperasi. Menunggu polisi bertindak? /Asir/

PESAWARAN INSIDE – Aktivitas penggalian batu di wilayah Desa Sumur Bandung, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur masih beroperasi. Apa karena polisi belum bertindak?

Sampai Senin 1 April 2024, janji polisi akan sidak ke lokasi tambang batu ilegal belum dilakukan. Akibatnya, aktivitas pekerja di sana tak surut. Bahkan pendistribusian ke desa-desa masih berjalan.

Beberapa pihak dari camat, kepala desa, hingga Badan Pendapatan Daerah menyatakan aktivitas tambang batu tersebut tanpa mengantongi izin. 

"Ini baru dari dalam mau dibawa ke Desa Labuhan Ratu Dua. Batu dari pak Misiran, masih terus berjalan kok. Di lokasi juga masih ada pekerja yang pecah batu dan penggalian masih," kata seorang sopir yang namanya tidak mau disebut, ditemui Minggu 31 Maret 2024.

Selain persoalan izin, salah seorang warga inisial EK mengaku ladangnya dijadikan jalan terobosan oleh pembuat batu belah tersebut, sehingga kondisi ladang yang dilintasi mobil batu menjadi rusak. 

EK memang tidak mempermasalahkan, namun jika ada alternatif lain seharusnya melintas ke jalan lain.

"Kalau terus-terusan bisa semakin parah rusaknya, pernah orang tua saya komplain tapi sama yang punya batu malah dikasih batu satu rit," kata EK, Senin 1 April 2024.

Beberapa pekan lalu, Kepala Desa Sumur Bandung Syahril dan Camat Way Jepara Raden Baruna Jaya mengaku, belum pernah menerima rekomendasi permintaan izin dari pemilik tambang batu dimaksud.

"Tidak pernah ada ijin soal tambang batu di Desa Sumur Bandung, kami juga tidak pernah tau kalau ada galian batu di sana," kata Camat Way Jepara Raden Barunajaya. Beberapa pekan lalu.

Namun sudah dua pekan ini tidak ada tindakan sama sekali dari polisi yang berjanji akan turun ke lokasi tambang batu tersebut. Sehingga aktivitas galian batu itu masih terus beraktivitas seperti biasa.***

Editor: Isbedy Stiawan ZS


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x