Dugaan Kebohongan di KPU Kota Bandar Lampung: Caleg PDIP Laporkan Komisioner KPU ke BAWASLU Propinsi Lampung

- 26 Februari 2024, 21:54 WIB
Surat laporan Caleg PDIP ke Bawaslu Propinsi Lampung
Surat laporan Caleg PDIP ke Bawaslu Propinsi Lampung /

 

PESAWARAN INSIDE - Maraknya dugaan kecurangan pemilu kembali mencuat di Kota Bandar Lampung. M Erwin Nasution, calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dapil 4, melaporkan oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung berinisial FT ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi.

Erwin mengungkapkan bahwa dirinya merasa ditipu oleh FT, yang pada awalnya menjanjikan 3700 suara dengan imbalan uang sebesar 900 juta rupiah. Namun, kesepakatan akhir memaksa Erwin memberikan dana sebesar 530 juta rupiah untuk jumlah suara yang sama. Selain FT, Erwin juga menyebut memberikan uang kepada Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kedaton sebesar 50 juta rupiah, Ketua Panwascam Way Halim Sebesar 50 juta rupiah,  dan PPK Kedaton sebesar 130 juta rupiah dengan total mencapai 760 juta rupiah.

Namun, hasil pantauan terbaru menyatakan bahwa suara yang dijanjikan tidak mencapai kesepakatan. Dengan progress hitung suara di portal Sirekap mencapai 99,34% pada 26 Februari pukul 14.00, perolehan suara Erwin hanya sebesar 1580, menempatkannya di urutan kelima dari delapan calon di Partai PDIP.

Ahmad Qohar, komisioner Bawaslu Propinsi Lampung, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki waktu dua hari untuk kajian awal setelah menerima laporan. Hingga saat ini, bukti-bukti yang mendukung laporan belum disampaikan oleh penggugat. Qohar menyatakan bahwa setelah unsur formal dan materil terpenuhi, baru akan dilakukan penelusuran lebih lanjut dan pemanggilan pihak terkait.

Ketua Bawaslu Kota, Apriliwanda, mengaku belum mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Meskipun laporan ditujukan kepada Bawaslu Propinsi, pihaknya akan memanggil dua Ketua Panwascam yang terlapor besok untuk mendapatkan klarifikasi terkait peristiwa ini.

Di sisi lain, Panji Padang Ratu, Sekretaris Jenderal Laskar Lampung, menyatakan bahwa organisasi mereka akan mengawal proses laporan ini. Posko laporan kecurangan pemilu telah dibuka untuk masyarakat dan caleg yang membutuhkan pendampingan. Erwin Nasution sendiri melakukan laporan ke Bawaslu Propinsi Lampung didampingi oleh Ketua Umum Laskar Lampung, Nero Kunang.

Kondisi politik di Kota Bandar Lampung semakin memanas dengan adanya dugaan kecurangan ini. Masyarakat menantikan tindak lanjut dari Bawaslu untuk menjaga integritas dan keadilan dalam sistem demokrasi yang telah diperjuangkan bersama.***

Editor: Arief Mulyadin


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x