Skandal Korupsi Pemilu: Caleg PDI Perjuangan Terseret, 800 Juta Rupiah Melayang

- 26 Februari 2024, 22:07 WIB
/

 

PESAWARAN INSIDE- KPU Bandar Lampung terguncang oleh kabar tak sedap saat salah satu komisioner lembaga penyelenggara pemilu itu dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Lampung pada Senin, 26 Februari 2024.

M. Erwin Nasution, seorang caleg DPRD Kota Bandar Lampung dari PDI Perjuangan, melaporkan Anggota KPU, Fery Triatmojo, atas dugaan jual beli suara untuk Pemilu 2024 yang berlangsung pada 14 Februari lalu.

Liaison Officer Erwin Nasution mengungkapkan bahwa terlapor meminta uang tersebut untuk memenangkan rekannya dalam pemilihan tersebut.

Informasi yang terhimpun mengungkapkan bahwa pihak Erwin Nasution mengaku dirugikan hingga hampir mencapai 800 juta rupiah. Selain komisioner KPU tersebut, masih ada oknum penyelenggara pemilu lainnya yang terlibat dalam laporan tersebut.

Pihak Erwin Nasution menyebut telah memberikan uang sebesar 530 juta rupiah kepada Fery Triatmojo dan masing-masing 50 juta rupiah untuk dua ketua AD HOC Bawaslu tingkat kecamatan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan kajian terhadap laporan tersebut untuk menindaklanjuti.

Koordinator Bidang Hukum Bawaslu Provinsi Lampung menambahkan bahwa laporan tersebut akan diteruskan ke Bawaslu Kota Bandar Lampung untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut. Pelanggaran tersebut dapat masuk dalam ranah etik dan pidana.

Penelusuran sementara dari Bawaslu Kota Bandar Lampung masih berlangsung. Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Apriliwanda, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil ketua AD HOC Panwaslucam yang diduga menerima uang dalam dugaan jual beli suara tersebut.

Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triadi, menghormati proses yang berlangsung di Bawaslu. Meskipun mengaku prihatin, ia menyatakan bahwa laporan tersebut tidak memiliki kaitan dengan komisioner lain dan lembaga yang dipimpinnya saat ini.***

Editor: Dian Apriwanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x